Pendiri Dan Pimpinan Pondok

KH. Ruston Nawawi, S.Pd.I, M.PAI
Ketua Yayasan
Pendiri sekaligus Pengasuh pondok pesantren miftahul Jannah Kranggan adalah KH. Ruston Nawawi, SPd.I M.PAI. dan Nyai Hj. Fadilah Nur Qomariyah, S.Pd.I sepasang suami istri yang sama-sama sejak kecil hingga dewasa tumbuh di lingkungan pesantren dan hari-harinya senantiasa mengabdikan diri di bidang dakwah dan pendidikan agama hingga sekarang.
KH. Ruston Nawawi, S.Pd.I, M.PAI. saat ini selain menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Miftahul Jannah Kranggan juga menjabat sebagai Ketua Divisi Konseling & Advokasi Santri Team Pengembangan dan Pemberdayaan Pondok Pesantren (TPPP) Kota Bekasi, Wakil Ketua PCNU Kota Bekasi, Wakil Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Bekasi, Ketua Majlis Umat Beragama (MUB) Kecamatan Jatiaampurna, Mustasyar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Jatisampurna,
Anggota (MUI) Kecamatan Jatisampurna.

Bu. Nyai Fadilah Nur Qomariyah S.Pd.I
Pimpinan Pondok
Nyai Hj. Fadilah Nur Qomariyah, S.Pd.I. saat ini selain menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Miftahul Jannah Kranggan juga menjabat sebagai Bendahara (JP3M) Kota Bekasi, Bendahara (HAWAMIDA)Bekasi, Pimpinan Majlis Ta’lim Miftahul Jannah Kranggan.
Pondok Pesantren Miftahul-Jannah Kranggan
Adalah Lembaga Pendidikan yg memiliki Tri Program Pesantren (Ulamaul ‘Amilin, Imamal Muttaqin dan Muttaqiin) Kami siap mencetak Kader Ulama, Pemimpin Berakhlak Qur’ani dan Berwawasan Kebangsaan yg luas.
A. SEJARAH
Miftahul Jannah Kranggan mula-mulanya didirikan di atas lahan seluas 100 m2 dan kini memiliki luas tanah 2600 m2, Awalnya pesantren ini merupakan rangkaian dari lembaga Pendidikan & Sosial yang terlebih dahulu dirintis oleh pengasuh sejak 27 Agustus 2007 (Milad Ponpes) yang di dalamnya terdapat Majlis Ta’lim (MT) Bapak2, Kaum Ibu, TK, TPA, MDTA dan pula menampung anak2 Yatim dan Dhuafa, serta membuka pesantren gratis bagi yatim dan dhuafa sampai 2017.
Namun Pada tahun 2018 pengasuh membuka pendidikan MTs (Setingkat SMP) dan Madrasah Aliyah (Setingkat SMA) Khusus bagi santri yg mondok di pesantren (tidak untuk yg pulang pergi) di buka secara umum (Tidak hanya Yatim & Dhuafa) melihat banyaknya masyarakat yg sadar akan pentingnya pendidikan agama bagi putra-putrinya. Dengan demikian Miftahul Jannah Kranggan menjadi solusi dan pilihan atas kebutuhan pendidikan agama untuk anak2 mereka.
Ponpes Miftahul Jannah Kranggan di bawah Asuhan
K.H. Ruston Nawawi S.Pd.I M.PAI dan Nyai Hj. Fadilah Nur Qomariyah, S.Pd.I
Adalah Pondok pesantren Cabang Miftahul Huda Pusat Manonjaya Tasikmalaya Karna ke duanya adalah alumni pesantren tersebut, Murid dari KH. Choer Affandy (Alm).
Pondok pesantren Miftahul Jannah Kranggan, meskipun tergolong, pesantren modern namun berbasis kajian kitab-kitab klasik yang di pelajari bukan cuma ilmu pengetahuan umum dan ilmu di bidang IT (ilmu teknologi) tapi kajian-kajian kitab kuning(gundul) di kaji di ponpes ini seperti ilmu alat (Nahwu, Shorop Alfiyah), Fiqih, Tauhid, Tasowwuf, Akhlaq, Tafsir, Tarikh, Hadist, Ulumul Qur’an dll, semuanya di kaji di sini, termasuk penunjangnya seperti Sorogan, Balagan dan Muzakaroh semuanya di biasakan di pondok ini.
Semuanya dilakukan dengan pertimbangan :
- ulama yang berkarakter “waratsatul anbiya” semakin langka (Ulamaul ‘Amilin), padahal umat, terutama yang hidup di era posmodernisme dan post truth semakin membutuhkan agama. Hal itu turut membuat pengasuh menyimpulkan bahwa, perlu lembaga pendidikan keagamaan yang fokus menyiapkan kader ulama.
- Pentingnya Penyiapkan Kader2 pemimpin Yg Bertaqwa (Imamal Muttaqin) dari kalangan santri yg telah cukup pengetahuan agamya di pondok pesantren, sbb pendidikan Keprihatinan yg telah didapatkan para santri di pondok, membangun karakter2 pemimpin yg adil dan bijaksana, mencintai rakyat dan di cintai oleh rakyatnya.
- Pentingnya mencetak individu-individu (Pribadi) yg bertaqwa (Muttaqin) karna sekalipun santri tidak menjadi ulama atau pemimpin paling tidak mereka masih berkesempatan menjadi muttaqin, dengan kata lain tidak ada istilah santri gagal, sbb kesempatan ke 3 terbuka bagi siapapun.Maka Tepat ada tahun 2018 secara resmi pondok pesantren Miftahul Jannah Kranggan menjadi Pondok Pesantren Modern Berbasi Kajian Kitab-Kitab Klasik Dengan konsep pendidikan, “Pendidikan Terintregasi Kader Ulama, Pemimpin Bertakhlak Qur’ani dan Berwawasan Kebangsaan yang luas”.
Maksud dari pendidikan terintregasi sendiri adalah pendidikan terpadu, terhubung, terkait dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain, yaitu pendidikan Pondok Pesantren, MTs, dan MA.
Konsep pendidikan terintegrasi yang diusung miftahul Jannah Kranggan berharap dapat disambut baik oleh masyarakat di lingkup Jabodetabek, Bahkan selanjutnya bisa meluas ke wilayah Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur), dan bahkan ke wilayah luar Jawa, Kalimantan, Jambi, Batam, Riau, hingga NTT.
